Part : 02
Author : tachinya
Genre : Romance, School Life, Slice of Life, Drama, Fail Comedy
Main Cast : Kim Ssayu, Park Chanyeol, Kim Jongin
Other Cast : OT12 (biar baper :v)
Rating : 13+
NB. Blog's Web-Look is recommended.
WARNING! Beware of the absurd storyline in this fanfic. >>gua yakin ini salah bahasa inggrisnya
"Ssayu, sejak kapan kau kenal Jongin?" tanya Chanyeol lalu meminum kopi yang dipesannya.
"Um, sejak SMP. Kenapa?"
"Sedekat apa kau dengannya?"
"Hanya teman biasa, tidak lebih. Sewaktu SMP kami hanya mengobrol seperlunya,"
"Apa kau pernah memiliki 'perasaan' kepadanya?"
"Apa-apaan sih kau ini, tanya-tanya terus tentang aku dan Jongin. Kau cemburu, hah?" godaku.
"Cemburu dengan gadis sepertimu? Idih," watdefaak, sialan kau Yeol.
"Ah, jangan-jangan kau cemburu dengan Jongin, iiihh.."
"Lu pikir gua maho :v aaa aniya, aku hanya iseng bertanya saja. Habis wajah kalian terlihat mirip,"
"Bacod lu njeg, udah ah gua mao pulang :v"
"Hey! Tunggu!" teriak Chanyeol lalu menarik tanganku. Aku menoleh padanya. Kami berpandangan cukup lama. Suasana mendadak dramatis. Bunga-bunga sakura terasa beterbangan diantara kami. Ts korban drama Korea.
"Gua kaga bawa dompet :v bayarin dulu ye," kata Chanyeol lalu pergi keluar meninggalkanku.
Sumpah. Nyesel gua ikut dia.
Tau gini gua ke rumah Hyuneul aja. Gak bayar, malah dapet minum gratis.
***
Ehem. Oke. Kembali ke cerita serius. (sejak kapan ni ff serius?)
Pelajaran hari ini sangat menyenangkan. Bahasa Inggris, Melukis, dan Musik. Ya, aku suka semua itu. Meskipun telingaku hampir berdarah ketika mendengar permainan biola Kai. Kai? Oh iya Kai. Dia selalu saja menoleh ketika aku sedang menyebut namanya entah itu secara langsung, ataupun batin.
"Oh, Ssayu-ah! Ah! Ah! Ah! Ah! :v Nanti pulang sekolah nontonbokep Star Wars yuk! Aku traktir deh, ya ya ya? Semua hyung dan Sehun sudah nonton, hanya aku yang belum. Aku penasaran, huhuhuu, lagipula tidak ada yang bisa kuajak. Yah?" celetuk Kai tiba-tiba.
"Hah?" aku masih belum bisa mencerna kata-kata Kai. Kebanyakan ngelamun, sih, uang habis buat bayarin Chanyeol.
"Jongin! Pulang nanti ke ruang latihan biasanya ya! AdaSora Aoi semacam rapat kecil-kecilan untuk semua member! Datang sendiri-sendiri!" kata Suho tiba-tiba.
"Yah, hyung, padahal aku mau nonton..." keluh Kai.
"Besok saja, bisa kan?" kataku berusaha menghiburnya.
***
"Yak, sampai disini pelajaran kita. Jangan lupa kumpulkan tugasnya besok. Wassalam(?)" tutup Mr. Lee lalu cekrek cekrek (selfie). Kulihat dia baru saja meng-upload-nya. 'Ganteng banget, cekrek. Selesai ngajar, cekrek cekrek' begitu captionnya.
Murid-murid berhamburan keluar kelas. Aku masih di kelas untuk piket. Selesai piket, aku segera menutup pintu kelas. Yah, lagi-lagi aku pulang terakhir. Saat aku membalikkan badan, alangkah terkejutnya aku bahwa ada seseorang sedang bersandar di dinding sambil menatapku. Apakah dia menungguku? Untuk apa?
"Ah, annyeong, Junmyeon-sshi," sapaku. Ia hanya tersenyum. Aigoo, baru kali ini aku sedekat ini dengannya. Tapi untuk apa dia disini?
"Ne, Ssayu-ah, ehm, maukah kaumenikah ikut denganku? Ada yang ingin kubicarakan padamu." kata Suho. Aku menatapnya bingung.
"Hah? Ada apa"
"Sudahlah, ikut saja. aracchi?"
"Ah, iya, tapi aku harus izin du--" kataku terutus karena tanganku ditarik olehnya. Kalau aku melawan, jelas aku kalah karena tubuhku jauh lebih kecil darinya. Tinggiku bahkan hanya sampai sematanya saja.
Aku dibawa ke sebuah mobil ke suatu tempat. Mungkin ini mobil khusus EXO. Aku dapat mengetahuinya karena ada stiker EXO di kaca. Hah yah itu sudah jelas. Tapi, mengapa ia membawaku dengan mobil ini? Sepanjang perjalanan ia diam saja. Ketika aku bertanya padanya, ia hanya tersenyum padaku.
"Kita sampai," kata Suho sambil membuka pintu mobil.
- TO BE CONTINUED -
Heya, apa kabar? Prolog FF ini pernah kuupload ke salah satu grup di Facebook. Prolognya sih menurutku sedikit yang tertarik. Pas kuupload Part 01 nya, anjir sekali (har har). Ada yang komen "next", waktu itu likers masih sedikit, itupun komen pertama. Jadi ya kupikir bener-bener sedikit yang tertarik. Aku kasih syarat FF bakal diupload kalau likers sudah mencapai 40 likes. Batinku, yhaa, ini FF kurang menarik sih yha, jadi 40 likes itu bakal lama huohuohohohoo :3 eh, kenyataannya, 3 hari udah sampe 80 likes :"v akhirnya mikir deh buat part 02 nya :3 omong-omong ini FF yang aku tulis waktu kelas 6 SD :u sekarang sudah kelas 8~ (bocah lu min) dengan banyak perubahan dan tambahan tentunya.
Anyway, happy reading and please wait for part 03!
-tachinya (Dormkeeper's Author)
"Lu pikir gua maho :v aaa aniya, aku hanya iseng bertanya saja. Habis wajah kalian terlihat mirip,"
"Bacod lu njeg, udah ah gua mao pulang :v"
"Hey! Tunggu!" teriak Chanyeol lalu menarik tanganku. Aku menoleh padanya. Kami berpandangan cukup lama. Suasana mendadak dramatis. Bunga-bunga sakura terasa beterbangan diantara kami. Ts korban drama Korea.
"Gua kaga bawa dompet :v bayarin dulu ye," kata Chanyeol lalu pergi keluar meninggalkanku.
Sumpah. Nyesel gua ikut dia.
Tau gini gua ke rumah Hyuneul aja. Gak bayar, malah dapet minum gratis.
***
Ehem. Oke. Kembali ke cerita serius. (sejak kapan ni ff serius?)
Pelajaran hari ini sangat menyenangkan. Bahasa Inggris, Melukis, dan Musik. Ya, aku suka semua itu. Meskipun telingaku hampir berdarah ketika mendengar permainan biola Kai. Kai? Oh iya Kai. Dia selalu saja menoleh ketika aku sedang menyebut namanya entah itu secara langsung, ataupun batin.
"Oh, Ssayu-ah! Ah! Ah! Ah! Ah! :v Nanti pulang sekolah nonton
"Hah?" aku masih belum bisa mencerna kata-kata Kai. Kebanyakan ngelamun, sih, uang habis buat bayarin Chanyeol.
"Jongin! Pulang nanti ke ruang latihan biasanya ya! Ada
"Yah, hyung, padahal aku mau nonton..." keluh Kai.
"Besok saja, bisa kan?" kataku berusaha menghiburnya.
***
"Yak, sampai disini pelajaran kita. Jangan lupa kumpulkan tugasnya besok. Wassalam(?)" tutup Mr. Lee lalu cekrek cekrek (selfie). Kulihat dia baru saja meng-upload-nya. 'Ganteng banget, cekrek. Selesai ngajar, cekrek cekrek' begitu captionnya.
Murid-murid berhamburan keluar kelas. Aku masih di kelas untuk piket. Selesai piket, aku segera menutup pintu kelas. Yah, lagi-lagi aku pulang terakhir. Saat aku membalikkan badan, alangkah terkejutnya aku bahwa ada seseorang sedang bersandar di dinding sambil menatapku. Apakah dia menungguku? Untuk apa?
"Ah, annyeong, Junmyeon-sshi," sapaku. Ia hanya tersenyum. Aigoo, baru kali ini aku sedekat ini dengannya. Tapi untuk apa dia disini?
"Ne, Ssayu-ah, ehm, maukah kau
"Hah? Ada apa"
"Sudahlah, ikut saja. aracchi?"
"Ah, iya, tapi aku harus izin du--" kataku terutus karena tanganku ditarik olehnya. Kalau aku melawan, jelas aku kalah karena tubuhku jauh lebih kecil darinya. Tinggiku bahkan hanya sampai sematanya saja.
Aku dibawa ke sebuah mobil ke suatu tempat. Mungkin ini mobil khusus EXO. Aku dapat mengetahuinya karena ada stiker EXO di kaca. Hah yah itu sudah jelas. Tapi, mengapa ia membawaku dengan mobil ini? Sepanjang perjalanan ia diam saja. Ketika aku bertanya padanya, ia hanya tersenyum padaku.
"Kita sampai," kata Suho sambil membuka pintu mobil.
- TO BE CONTINUED -
Heya, apa kabar? Prolog FF ini pernah kuupload ke salah satu grup di Facebook. Prolognya sih menurutku sedikit yang tertarik. Pas kuupload Part 01 nya, anjir sekali (har har). Ada yang komen "next", waktu itu likers masih sedikit, itupun komen pertama. Jadi ya kupikir bener-bener sedikit yang tertarik. Aku kasih syarat FF bakal diupload kalau likers sudah mencapai 40 likes. Batinku, yhaa, ini FF kurang menarik sih yha, jadi 40 likes itu bakal lama huohuohohohoo :3 eh, kenyataannya, 3 hari udah sampe 80 likes :"v akhirnya mikir deh buat part 02 nya :3 omong-omong ini FF yang aku tulis waktu kelas 6 SD :u sekarang sudah kelas 8~ (bocah lu min) dengan banyak perubahan dan tambahan tentunya.
Anyway, happy reading and please wait for part 03!
-tachinya (Dormkeeper's Author)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentar setelah membaca adalah yang terbaik!